Dasar-Dasar Moralitas: Belas Kasih sebagai Hakikat Kebajikan
Detail Produk
Mengapa seseorang rela menolong orang asing, bahkan ketika pertolongan itu membahayakan dirinya sendiri? Arthur Schopenhauer menjadikan pertanyaan ini sebagai pintu masuk untuk menyelidiki dasar moralitas. Ia menguji etika Immanuel Kant, terutama imperatif kategoris dan gagasan kewajiban, lalu mempertanyakan kemampuan aturan rasional untuk menjelaskan tindakan yang dilakukan tanpa pamrih.
Schopenhauer membedakan tiga dorongan yang menggerakkan manusia: Egoisme, kedengkian, dan belas kasih. Egoisme mengejar keuntungan pribadi, sedangkan kedengkian menghendaki penderitaan orang lain. Belas kasih, sebaliknya, memungkinkan seseorang merasakan penderitaan sesamanya sebagai alasan untuk bertindak. Dari dorongan inilah ia menurunkan dua kebajikan, yakni keadilan yang mencegah tindakan merugikan dan cinta kasih yang mendorong pertolongan.
Dalam pembahasan watak, motif, dan kebebasan kehendak, buku ini mengkaji sejauh mana perilaku manusia dapat berubah. Pendidikan dapat memperbaiki pemahaman, tetapi dorongan moral ditentukan oleh watak bawaan. Penyelidikan beralih ke metafisika: jika setiap makhluk berbagi hakikat terdalam yang sama, seberapa jauh jarak antara penderitaan diri sendiri dan penderitaan orang lain?
*
Judul: Dasar-Dasar Moralitas: Belas Kasih sebagai Hakikat Kebajikan
Pengarang: Arthur Schopenhauer
Penerjemah: Laksmi Anindya
Penerbit: IRCiSoD
Tebal: 340 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Tahun: 2026 (Oktober)
Ukuran: 14×20 (cm)